Rabu, 27 Oktober 2010

Bolehkah Meminta-minta?

Dari Abi Hurairah ra bahwa Nabi saw bersabda: Bukanlah orang yang miskin orang yang berkeliling meminta-minta, yaitu orang yang berkeliling kepada orang lain untuk meminta-minta lalu dia ditolak satu suap atau dua suap atau satu biji korma dan dua biji kurma. Lalu mereka bertanya: Siapakah orang yang miskin tersebut wahai Rasulullah?. Beliau bersabda: Orang yang tidak memilki apa yang mencukupinya dan dia tidak pandai mencari lalu orang-orang bersedeqah kepadanya serta tidak meminta kepada orang lain sesuatu apa pun”.(Shahihul Bukhari: 1/457 no: 1476 dan shahih Muslim: 2/719 no: 1039)

Senin, 25 Oktober 2010

Tridalry dan Namsaryan Terakhir part1


              Berawal Dari Sebuah Akhir (Download PDF)

            Hampir gelap. Langit biru dipenuhi lukisan awan-awan kuning dan sinar terang di cakrawala barat. Saat itu cuaca cerah, dengan angin yang sepoi-sepoi. Tapi keadaannya sangat sunyi, hanya terdengar beberapa suara serangga dan deru angin lembut. Sangat berbeda dengan beberapa hari yang lalu, di saat-saat sebelum kehidupan di kota ini sirna.
            Di sana masih ada beberapa kelompok Namsaryan, manusia terpilih yang memiliki kekuatan istimewa. Dilihat dari tenda dan peralatan sederhana yang mereka bawa, mereka adalah pengungsi. Saat ini sebagian besar dari mereka mendirikan tenda di dekat sebuah jurang dalam berair yang membelah kota Vahren, kota besar di dekat ujung selatan Pegunungan Hazaira yang kini tinggal puing-puing. Mereka juga terlihat mencari barang-barang bekas diantara reruntuhan yang mungkin saja masih bisa dipakai. Di tengah kebersamaan di dekat api unggun, mereka terlihat gembira seolah terlupa akan bahaya yang menjadi alasan kepergian mereka.
            Dari arah barat di mana matahari terbenam di balik lautan, tiga Namsaryan terbang mendekati bekas dari kota yang dulu pernah jaya. Dua laki-laki dan satu perempuan, dan mereka terbang dalam formasi segitiga. Terdapat pendaran ungu pada tangan mereka yang berlapiskan metal dan juga pada punggung mereka yang saat ini berbentuk sayap. Pendaran ini hanya muncul saat Namsaryan mengaktifkan kekuatan istimewa mereka.
            ”Ada api unggun, masih ada Namsaryan di sana.” Kata lelaki yang di belakang.
            ”Tapi menurutku, mereka hanya pengungsi.” Perempuan di samping laki-laki itu menimpali. ”Bagaimana menurutmu Azraliel?”
            Lelaki di depan yang dimaksud itu tak langsung menjawab. Pandangannya yang tadi lurus ke depan, ia tolehkan agak ke bawah, ke arah bekas kota yang di atasnya menyala beberapa api unggun. ”Biarkan saja, sebaiknya kita biarkan mereka menikmati malam terakhir mereka.” Tak lama setelahnya, dikepakkannya sayap ungunya yang menyerupai sayap naga itu lebih keras dan ia pun terbang naik. ”Dan untuk itu, sebaiknya kita jangan sampai terlihat.”

Selasa, 19 Oktober 2010

Daftar Inspirasi


Sebuah siang yang panas, dengan matahari yang terik-teriknya. Seorang pemuda bernama Sanders tengah berjalan-jalan di jalan sebuah kota metropolitan. Topi yang dipakainya sedikit membantu menghadapi teriknya hari ini. Merasa lelah, ia duduk di sebuah yang terletak persis di dekat sebuah taman kota.
            Ia mengamati sekitar. Ada gedung, ada kendaraan, dan ada juga pejalan kaki. Sekilas tak ada yang istimewa. Tapi Sanders tak terlihat kecewa, ia justru menikmati. Beberapa saat kemudian, sebuah bus besar melintas. Sama seperti seperti bus pada umumnya, bus itu bergambar dan berdesain tertentu. Sebenarnya tidak ada yang istimewa, karena memang ada banyak sekali yang seperti itu. Tapi tiba-tiba, Sanders bangkit. Wajahnya yang semula biasa saja kini terlihat bersemanga, disertai senyumt. Ia pun lalu mengeluarkan pensil dan kertas dari sakunya lalu menuliskan sesuatu pada kertas itu. Apa yang terjadi?
            Setelah selesai, Sanders bangkit berdiri. Ia lalu berjalan-jalan lagi.

Rabu, 13 Oktober 2010

Software Pembuat Nama

Hari ini adalah hari yang berbeda bagi Budi. Hari ini, ia mendapat beberapa teman baru. Mereka adalah Ovrava Aevyaora, Eahu Etsaeseu, Asen Ilkiwari, dan Ayja Ofhediun.

Sebuah nama. Jika anda adalah jenis orang yang suka membuat cerita, mencipta nama adalah sesuatu yang pastinya sudah tidak asing lagi. Dalam setiap cerita, wajib ada karakter. Dan setiap karakter pastinya akan sangat membutuhkan nama. Karena jika tidak dinamai, anda juga yang akan kesulitan dalam bercerita nantinya.
Sebenarnya, membuat nama adalah sebuah hal yang sangat dan amat sangat mudah. Kecuali, jika anda sendiri yang mempersulit diri anda dalam membuat nama. Nama-nama yang umum seperti Budi, Adi, Erik, dll adalah sangat mudah untuk dibuat. Tapi terkadang, selera kita atau mungkin unsur lain dalam cerita memaksa kita untuk memikirkan nama yang lain dari yang lain.
Sebutlah anda sedang menciptakan cerita berlatar abad pertengahan Timur Tengah. Dalam cerita bersetting seperti itu adalah tidak mungkin kita memakai nama semisal "Budi". Karena adalah tidak logis dan tidak masuk akal ada seseorang bernama Budi pada setting demikian. Karena itulah, kita harus mencari nama lain yang sesuai semisal Ma'ruf Al Malik bin Ziyad.
Terlebih lagi jika anda memang mempersulit diri dengan menginginkan sebuah nama yang unik atau khas, semisal "Raytrewa". Menciptakan nama yang tidak biasa atau tidak lazim (khas/unique) seperti itu tentunya jauh lebih sulit. Nah, untuk mengatasi masalah seperti ini, telah diciptakan sebuah aplikasi khusus yang mampu mengacak huruf-huruf dan menjadikannya seperti nama, atau gampangannya kita sebut Pembuat Nama atau Name Maker. Dengan aplikasi ini, anda tinggal meng"click" saja, karena aplikasi inilah yang akan membuatkan anda sebuah nama tertentu. Nama yang dihasilkan agak bagaimanaaa gitu, yah semacam terlalu khas, dan ... seperti itulah, coba saja sendiri, sulit menjelaskannya.


Click Here to Download!